X

BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik Bantu Korban Bencana di Tiga Kota Jawa Tengah

BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik Bantu Korban Bencana di Tiga Kota Jawa Tengah

Pembuatan Pipanisasi dan Launching Hasanah Care Untuk Korban Longsor Purworejo

September lalu Daerah Jawa Tengah khususnya Dukuh Rukem, Purworejo mengalami musibah bencana longsor yang menewaskan lebih dari 30 korban luka dan meninggal yang berdampak pada kurangnya pasokan air bersih sehingga masyarakat desa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti untuk kegiatan memasak, MCK dan aktivitas lainnya.

Tergerak dengan kondisi tersebut, BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah dan PPPA Daarul Qur’an kembali membantu korban bencana disana dengan membuat sarana dan prasana pendukung seperti tandon air kapasitas 18.000 liter serta pembangunan pipa distribusi air bersih sepanjang 1.5 km. Program pipanisasi ini berfungsi untuk mengalirkan air ke Dusun Rukem yang dapat digunakan untuk aktivitas masyarakat sehari-hari.

Acara digelar 15 Oktober 2016 yang dihadiri oleh pimpinan cabang BNI Syariah KC Yogyakarta, M.M. Pitra Ardianti didampingi oleh perwakilan Yayasan Hasanah Titik. Dalam acara ini juga diresmikan Kampung Quran Purworejo, yakni sebuah program pembinaan al-quran di lokasi bencana yang bertujuan agar masyarakat semakin dekat dengan al-quran dan banyak generasi-generasi penghafal Al-Quran di desa terpencil. “Alhamdulillah, akhirnya mimpi kami jadi nyata dengan didirikannya Kampung Quran semoga menjadi penyemangat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Quran”, papar Agus, salah satu warga.

Selain meresmikan Kampung Quran, dalam kegiatan Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah juga melaksanakan program Hasanah Care, yakni layanan kesehatan bagi para korban bencana longsor di Purworejo yang menyediakan layanan konsultasi dokter dan penyediaan obat-obatan gratis bagi korban bencana. “Kami yakin bahwa Hasanah itu harus diimplementasikan saat kita bisa berbagi rezeki dan manfaat bagi masyarakat, semoga kegiatan ini menjadi keberkahan bagi seluruh stakeholders BNI Syariah”, papar Pitra, pimpinan cabang BNI Syariah KC Yogyakarta.

Santunan Recovery Anak-anak Korban Bencana Merapi

Yogyakarta, 14 Oktober 2016. Dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas tinggi tidak bisa lepas dari pendidikan dan salah satu penunjang adalah sarana dalam proses belajar dan mengajar diantaranya perpustakaan, namun sayangnya perpustakaan belum menjangkau masyarakat pedalaman khususnya bagi masyarakat daerah tertinggal yang masih jauh dari perhatian pemerintah.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak korban bencana Merapi di Desa Kalitengah Kidul, Glagaharjo Cangkringan Sleman. BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah dan PPPA Darul Quran mendirikan Taman Baca Pustaka Hasanah, yakni sarana belajar bagi anak-anak yang dilengkapi buku-buku bacaan teknologi, pendidikan dan pengetahuan agama. Selain itu untuk mendukung kenyamanan anak-anak, dalam acara ini juga disediakan Mobil Cerdas Hasanah, mobil perpustakaan keliling yang dilengkapi fasilitas seperti tontonan edukatif berupa film-film tentang sejarah Islam dan Nabi.

“Anak-anak merupakan sebuah investasi yang harus dibekali dengan pendidikan dan pengetahuan yang baik, sehingga melalui acara ini kami tergerak untuk terjun langsung kepada masyarakat dengan membekali anak-anak Desa Kalitengah Kidul melalui buku”, papar Pitra, Pimpinan cabang BNI Syariah KC Yogyakarta.

Edukasi Kesehatan Gigi untuk Dhuafa di Kabupaten Klaten

Klaten, 16 Oktober 2016. Sebagai salah satu program kerja di bidang kesehatan, Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Klaten Peduli Umat (YKPU) melaksanakan kegiatan Edukasi Kesehatan Gigi kepada lebih dari 2000 siswa se-Kabupaten Klaten yang digelar di Masjid Al-Aqsa, Klaten. Hadir dalam acara ini Bupati Klaten,dan pejabat daerah setempat serta pimpinan cabang BNI Syariah KC Surakarta.

Acara diisi dengan kosultasi gratis bagi para dhuafa terkait dengan merawat kesehatan gigi dan mulut serta diberikan perawatan kesehatan gigi. Antusiasme tampak terpancar dari anak-anak yang tertarik tentang bagaimana cara pola hidup sehat.

Dalam acara ini, melalui zakat perusahaan BNI Syariah mendirikan Hasanah Care. Pada program kali ini Yayasan Hasanah Titik tidak hanya membantu memberikan layanan kesehatan gratis tetapi juga turut memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dengan tema Hidup Sehat Sesuai Rasullullah SAW dengan menerapkan pola makan yang baik dan hidup yang seimbang. “BNI Syariah sebagai institusi keuangan perlu menyebarkan nilai-nilai edukasi kepada masyarakat dan menanamkan nilai-nilai kebaikan Rasullullah SAW salah satunya melalui penerapan pola hidup seimbang”, tutur Irvan Satya, Pimpinan Cabang BNI Syariah KC Surakarta.

Data penyaluran zakat BNI Syariah

Yayasan Hasanah Titik adalah lembaga sosial, kemanusiaan dan keagamaan yang mempunyai afiliasi dengan pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh PT. Bank BNI Syariah berdiri sejak Mei 2014. Alhamdulillah, Sejak Januari – September 2016, BNI Syariah melalui Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah telah menyalurkan dana zakat perusahaan dan zakat pegawai sebesar ± Rp 9 Milyar melalui penerapan berbagai program dalam hal pendidikan, pemberdayaan ekonomi & masyarakat, kesehatan, dakwah dan penanggulangan korban bencana. Hal ini dilakukan sebagai bukti komitmen BNI Syariah untuk berkontribusi positif kepada masyarakat dan generasi penerus.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS).Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 318 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.490 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Imam Teguh Saptono; Junaidi Hisom, Kukuh Rahardjo*, Tribuana Tunggadewi*.

*berlaku efektif setelah fit and proper test

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati | Sekretaris Perusahaan Hp: 087877941452

M Iqbal Taqiudin| Manager Komunikasi Perusahaan Hp : 081291437909

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 – 2970 1946 | Fax: 021 – 021 – 2966 7935

BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik Bantu Korban Bencana di Tiga Kota Jawa Tengah

Pembuatan Pipanisasi dan Launching Hasanah Care Untuk Korban Longsor Purworejo

September lalu Daerah Jawa Tengah khususnya Dukuh Rukem, Purworejo mengalami musibah bencana longsor yang menewaskan lebih dari 30 korban luka dan meninggal yang berdampak pada kurangnya pasokan air bersih sehingga masyarakat desa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti untuk kegiatan memasak, MCK dan aktivitas lainnya.

Tergerak dengan kondisi tersebut, BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah dan PPPA Daarul Qur’an kembali membantu korban bencana disana dengan membuat sarana dan prasana pendukung seperti tandon air kapasitas 18.000 liter serta pembangunan pipa distribusi air bersih sepanjang 1.5 km. Program pipanisasi ini berfungsi untuk mengalirkan air ke Dusun Rukem yang dapat digunakan untuk aktivitas masyarakat sehari-hari.

Acara digelar 15 Oktober 2016 yang dihadiri oleh pimpinan cabang BNI Syariah KC Yogyakarta, M.M. Pitra Ardianti didampingi oleh perwakilan Yayasan Hasanah Titik. Dalam acara ini juga diresmikan Kampung Quran Purworejo, yakni sebuah program pembinaan al-quran di lokasi bencana yang bertujuan agar masyarakat semakin dekat dengan al-quran dan banyak generasi-generasi penghafal Al-Quran di desa terpencil. “Alhamdulillah, akhirnya mimpi kami jadi nyata dengan didirikannya Kampung Quran semoga menjadi penyemangat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Quran”, papar Agus, salah satu warga.

Selain meresmikan Kampung Quran, dalam kegiatan Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah juga melaksanakan program Hasanah Care, yakni layanan kesehatan bagi para korban bencana longsor di Purworejo yang menyediakan layanan konsultasi dokter dan penyediaan obat-obatan gratis bagi korban bencana. “Kami yakin bahwa Hasanah itu harus diimplementasikan saat kita bisa berbagi rezeki dan manfaat bagi masyarakat, semoga kegiatan ini menjadi keberkahan bagi seluruh stakeholders BNI Syariah”, papar Pitra, pimpinan cabang BNI Syariah KC Yogyakarta.

Santunan Recovery Anak-anak Korban Bencana Merapi

Yogyakarta, 14 Oktober 2016. Dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas tinggi tidak bisa lepas dari pendidikan dan salah satu penunjang adalah sarana dalam proses belajar dan mengajar diantaranya perpustakaan, namun sayangnya perpustakaan belum menjangkau masyarakat pedalaman khususnya bagi masyarakat daerah tertinggal yang masih jauh dari perhatian pemerintah.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak korban bencana Merapi di Desa Kalitengah Kidul, Glagaharjo Cangkringan Sleman. BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah dan PPPA Darul Quran mendirikan Taman Baca Pustaka Hasanah, yakni sarana belajar bagi anak-anak yang dilengkapi buku-buku bacaan teknologi, pendidikan dan pengetahuan agama. Selain itu untuk mendukung kenyamanan anak-anak, dalam acara ini juga disediakan Mobil Cerdas Hasanah, mobil perpustakaan keliling yang dilengkapi fasilitas seperti tontonan edukatif berupa film-film tentang sejarah Islam dan Nabi.

“Anak-anak merupakan sebuah investasi yang harus dibekali dengan pendidikan dan pengetahuan yang baik, sehingga melalui acara ini kami tergerak untuk terjun langsung kepada masyarakat dengan membekali anak-anak Desa Kalitengah Kidul melalui buku”, papar Pitra, Pimpinan cabang BNI Syariah KC Yogyakarta.

Edukasi Kesehatan Gigi untuk Dhuafa di Kabupaten Klaten

Klaten, 16 Oktober 2016. Sebagai salah satu program kerja di bidang kesehatan, Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Klaten Peduli Umat (YKPU) melaksanakan kegiatan Edukasi Kesehatan Gigi kepada lebih dari 2000 siswa se-Kabupaten Klaten yang digelar di Masjid Al-Aqsa, Klaten. Hadir dalam acara ini Bupati Klaten,dan pejabat daerah setempat serta pimpinan cabang BNI Syariah KC Surakarta.

Acara diisi dengan kosultasi gratis bagi para dhuafa terkait dengan merawat kesehatan gigi dan mulut serta diberikan perawatan kesehatan gigi. Antusiasme tampak terpancar dari anak-anak yang tertarik tentang bagaimana cara pola hidup sehat.

Dalam acara ini, melalui zakat perusahaan BNI Syariah mendirikan Hasanah Care. Pada program kali ini Yayasan Hasanah Titik tidak hanya membantu memberikan layanan kesehatan gratis tetapi juga turut memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dengan tema Hidup Sehat Sesuai Rasullullah SAW dengan menerapkan pola makan yang baik dan hidup yang seimbang. “BNI Syariah sebagai institusi keuangan perlu menyebarkan nilai-nilai edukasi kepada masyarakat dan menanamkan nilai-nilai kebaikan Rasullullah SAW salah satunya melalui penerapan pola hidup seimbang”, tutur Irvan Satya, Pimpinan Cabang BNI Syariah KC Surakarta.

Data penyaluran zakat BNI Syariah

Yayasan Hasanah Titik adalah lembaga sosial, kemanusiaan dan keagamaan yang mempunyai afiliasi dengan pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh PT. Bank BNI Syariah berdiri sejak Mei 2014. Alhamdulillah, Sejak Januari – September 2016, BNI Syariah melalui Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah telah menyalurkan dana zakat perusahaan dan zakat pegawai sebesar ± Rp 9 Milyar melalui penerapan berbagai program dalam hal pendidikan, pemberdayaan ekonomi & masyarakat, kesehatan, dakwah dan penanggulangan korban bencana. Hal ini dilakukan sebagai bukti komitmen BNI Syariah untuk berkontribusi positif kepada masyarakat dan generasi penerus.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS).Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 318 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.490 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Imam Teguh Saptono; Junaidi Hisom, Kukuh Rahardjo*, Tribuana Tunggadewi*.

*berlaku efektif setelah fit and proper test

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati | Sekretaris Perusahaan Hp: 087877941452

M Iqbal Taqiudin| Manager Komunikasi Perusahaan Hp : 081291437909

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 – 2970 1946 | Fax: 021 – 021 – 2966 7935

Related

Share