X

Siaran Pers

Inovasi BNI Syariah Untuk Gaya Hidup Hasanah

Inovasi BNI Syariah Untuk Gaya Hidup Hasanah

Jakarta, 21 Februari 2017 – Semakin tinggi animo masyarakat terhadap bank syariah, mendorong BNI Syariah untuk terus berinovasi menciptakan berbagai macam produk dan layanan syariah. Antara lain produk Wakaf Hasanah, haji dan umrah, serta griya Hasanah. Inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BNI Syariah untuk memberikan layanan sesuai syariah one stop service Hasanah mulai dari produk pendanaan hingga pembiayaan.

Perbankan yang tahun ini genap berusia tujuh tahun itu meyakini inovasi tak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Salah satunya, dukungan dari pers sebagai motor penggerak perkembangan perekonomian syariah.

Karena alasan itulah, BNI Syariah menyelenggarakan agenda Diskusi dan Bincang Santai bersama para jurnalis yang tergabung dalam komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah (JES). Acara yang berlangsung di kantor pusat BNI Syariah di Jakarta, Selasa (21/2/2017) ini sekaligus menjadi ajang berkumpul seluruh anggota JES dari 10 kota di Indonesia: Banda Aceh, Padang, Yogyakata, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Makassar, Palu, dan Jakarta.

Program Wakaf Hasanah menuai respons positif dari publik. BNI Syariah selaku bank syariah pertama yang menginisiasi wakaf sebagai salah satu instrumen perbankan syariah, mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejak diluncurkan tiga bulan lalu hingga Januari 2017, dana wakaf yang terkumpul mencapai Rp 3,2 miliar. Dana tersebut telah disalurkan ke berbagai proyek sesuai pilihan para wakif (masyarakat yang berwakaf). Salah satunya, untuk menggenapkan pembelian Rumah Sakit Dompet Dhuafa. “Saat ini rumah sakit tersebut telah beroperasi dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” Papar Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono.

Sementara untuk mendukung pendayagunaan aset wakaf agar makin produktif, BNI Syariah melahirkan program griya Hasanah bernama Griya Swakarya. Pertengahan Desember 2016, produk ini resmi mendapat restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara untuk memudahkan jemaah beribadah ke tanah suci, BNI Syariah menyediakan layanan ibadah haji melalui tabungan dan pembiayaan yang Hasanah.

Menurut Imam, semua layanan ini didasari oleh keyakinan BNI Syariah bahwa dalam merencanakan masa depan harus dipersiapkan secara optimal dan dimulai dengan cara yang baik. Imam berharap, melalui berbagai terobosan yang dilakukan BNI Syariah dapat memudahkan masyarakat menerapkan Hasanah Lifestyle Banking sebagai gaya hidup modern. Ia menggarisbawahi, azas Hasanah yang sarat akan nilai-nilai kebaikan adalah seruan kepada seluruh pelaku industri perbankan syariah untuk melakukan gerakan serupa. “Sebab, sesuai dengan siklus kehidupan manusia yang dimulai dari dalam kandungan sampai di akhirat, pada hakikatnya dapat difasilitasi melalui bank syariah,” tutupnya.

Wakaf Hasanah

Wakaf Hasanah merupakan penggalangan dana yang diinisiasi oleh BNI Syariah untuk memfasilitasi masyarakat berwakaf. Dana yang terhimpun selanjutnya disalurkan ke proyek-proyek produktif meliputi commercial tower, rumah sakit dan lembaga pendidikan. Saat ini ada lima lembaga pengelola wakaf/nadzir yang telah bekerja sama dengan BNI Syariah. Antara lain, Yayasan Dompet Dhuafa, Yayasan Rumah Zakat, Global Wakaf, Yayasan Pesantren Al-Azhar, dan Badan Wakaf Indonesia.

Untuk memudahkan masyarakat dalam berwakaf, BNI Syariah menyediakan layanan digital yang memungkinkan calon pemberi wakaf/waqif untuk menyalurkan wakafnya sesuai pilihan para wakif melalui gadget/smartphone kapan pun dan dimana pun. Caranya, lakukan registrasi data diri melalui laman resmi wakaf Hasanah, wakafhasanah.bnisyariah.co.id. Setelah teregistrasi, wakif dapat dengan mudah mengakses informasi terkini tentang proyek dan saldo masing-masing proyek wakaf.

Informasi wakaf Hasanah secara real-time dapat diperoleh para wakif melalui layanan customer care wakaf Hasanah seperti BNI Call Centre 1500046 dan staff customer service yang tersedia di seluruh Kantor Cabang BNI Syariah.

Griya Swa karya

Griya Swa karya adalah role bisnis baru perbankan syariah di bidang properti dimana bank syariah dalam hal ini BNI Syariah bertindak sebagai “developer” dengan menyediakan fix asset/rumah bagi para end user/calon nasabah. Fasilitas yang diberikan dalam produk ini antara lain pembangunan lahan, renovasi maupun pemasaran/pelepasan asset. Akad/perjanjian yang digunakan adalah murni jual beli/murabahah antara pihak bank dengan calon nasabah (proses langsung) sehingga diharapkan dengan adanya inovasi ini dapat memberikan kemudahan proses KPR bagi para nasabah yang ingin memiliki rumah dengan cara yang Hasanah.

Haji dan Umroh

Produk Haji dan Umroh BNI Syariah merupakan salah satu fasilitas bagi calon jamaah yang ingin melaksanakan haji dan umroh. Berbeda dengan produk lainnya, Produk Haji dan Umroh BNI Syariah telah menggandeng travel-travel haji dan umroh yang amanah dengan berbagai paket pilihan umroh ekonomis sampai dengan eksklusif sesuai dengan kebutuhan para jamaah.

Selain itu, untuk memudahkan aktivitas ibadah jamaah di tanah suci, BNI Syariah bekerjasama dengan MasterCard Indonesia meluncurkan Kartu Haji dan Umroh Indonesia, yakni fasilitas kartu debit haji dan umroh satu-satunya yang dapat digunakan jamaah untuk bertransaksi finansial saat berada di tanah suci dan sepulangnya ke tanah air yang dapat digunakan di seluruh ATM berlogo Mastercard, untuk di ATM Ar-Rajhi disediakan menu bahasa indonesia sehingga kartu ini memudahkan dalam jamaah dalam bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 323 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.490 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah.

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi :

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati | Sekretaris Perusahaan Hp: 087877941452

M Iqbal Taqiudin| Manager Komunikasi Perusahaan Hp : 081291437909

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 - 2970 1946 | Fax: 021 - 021 - 2966 7935.

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Imam Teguh Saptono; Junaidi Hisom, Kukuh Rahardjo,

*Berlaku efektif setelah fit and proper test

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi :

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati | Sekretaris Perusahaan

M Iqbal Taqiudin| Manager Komunikasi Perusahaan

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 - 2970 1946 | Fax: 021 - 021 - 2966 7935

Related

Share