X

Siaran Pers

BNI Syariah Ikut Sukseskan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah

Bni Syariah Ikut Sukseskan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah

Bni Syariah Ikut Sukseskan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah

Ketua Umum MUKISI, dr. Masyhudi AM, M.KEs (kiri) dan SEVP Risiko & Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi (kanan) menandatangani Nota Kesepahaman antar kedua belah pihak tentang pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan untuk mendukung program pengembangan ekonomi syariah dan pelayanan kesehatan syariah.

Jakarta, 24 Maret 2017, bertempat di Hotel Grand Sahid, Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) bekerja sama dengan BNI Syariah menyelenggarakan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang dihadiri oleh SEVP Risiko dan Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi dan Ketua Umum MUKISI, dr. Masyhudi AM, M.Kes

MUKISI telah mengawali proses penyusunan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah dengan DSN-MUI. Berbagai macam perangkat dalam persiapan sertifikasi rumah sakit syariah telah diterbitkan seperti fatwa DSN-MUI No. 107/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan prinsip syariah. Kode etik Rumah Sakit Syariah, Kode Etik Dokter di Rumah Sakit Syariah, Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit Syariah dan pedoman panduan lainnya dalam rangka menyiapkan rumah sakit menuju Rumah Sakit Syariah.

Sejalan dengan hal tersebut, BNI Syariah dan MUKISI pada hari ini menandatangani nota Kesepahaman (MOU) tentang pemanfatan produk dan Jasa Layanan Perbankan mendukung program pengembangan ekonomi syariah dan pelayanan kesehatan syariah. BNI Syariah bersama MUKISI bersinergi untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pelayanan kesehatan (rumah sakit dan klinik) secara profesional dan Islami.

Dalam acara Simposium pada hari ini, SEVP Risiko dan Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi menyampaikan komitmen mendukung program yang digagas oleh MUKISI yang akan mendorong semakin banyak RS Syariah di Indonesia yang berkualitas dan mendukung kebutuhan umat. Support yang dapat diberikan BNI Syariah antara lain Anjak piutang, BPJS, teaching hospital pengadaan alat-alat kesehatan dll.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,90% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046),

SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 326 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.700 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris Utama: Fero Poerbonegoro; Komisaris: Muhammad Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati*

*berlaku efektif setelah fit and proper test

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi :

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 - 2970 1946 | Fax: 021 - 021 - 2966 7935

Facebook PT Bank BNI Syariah

Twitter @BNI Syariah

www.bnisyariah.co.id

Bni Syariah Ikut Sukseskan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah

Bni Syariah Ikut Sukseskan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah

Ketua Umum MUKISI, dr. Masyhudi AM, M.KEs (kiri) dan SEVP Risiko & Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi (kanan) menandatangani Nota Kesepahaman antar kedua belah pihak tentang pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan untuk mendukung program pengembangan ekonomi syariah dan pelayanan kesehatan syariah.

Jakarta, 24 Maret 2017, bertempat di Hotel Grand Sahid, Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) bekerja sama dengan BNI Syariah menyelenggarakan Simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang dihadiri oleh SEVP Risiko dan Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi dan Ketua Umum MUKISI, dr. Masyhudi AM, M.Kes

MUKISI telah mengawali proses penyusunan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah dengan DSN-MUI. Berbagai macam perangkat dalam persiapan sertifikasi rumah sakit syariah telah diterbitkan seperti fatwa DSN-MUI No. 107/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan prinsip syariah. Kode etik Rumah Sakit Syariah, Kode Etik Dokter di Rumah Sakit Syariah, Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit Syariah dan pedoman panduan lainnya dalam rangka menyiapkan rumah sakit menuju Rumah Sakit Syariah.

Sejalan dengan hal tersebut, BNI Syariah dan MUKISI pada hari ini menandatangani nota Kesepahaman (MOU) tentang pemanfatan produk dan Jasa Layanan Perbankan mendukung program pengembangan ekonomi syariah dan pelayanan kesehatan syariah. BNI Syariah bersama MUKISI bersinergi untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pelayanan kesehatan (rumah sakit dan klinik) secara profesional dan Islami.

Dalam acara Simposium pada hari ini, SEVP Risiko dan Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi menyampaikan komitmen mendukung program yang digagas oleh MUKISI yang akan mendorong semakin banyak RS Syariah di Indonesia yang berkualitas dan mendukung kebutuhan umat. Support yang dapat diberikan BNI Syariah antara lain Anjak piutang, BPJS, teaching hospital pengadaan alat-alat kesehatan dll.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,90% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046),

SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 326 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.700 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris Utama: Fero Poerbonegoro; Komisaris: Muhammad Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati*

*berlaku efektif setelah fit and proper test

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi :

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 - 2970 1946 | Fax: 021 - 021 - 2966 7935

Facebook PT Bank BNI Syariah

Twitter @BNI Syariah

www.bnisyariah.co.id

Related

Share