X

Siaran Pers

Inovasi BNI Syariah Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat

Inovasi BNI Syariah Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat

Pengecoran rumah pertama oleh Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (kiri) disaksikan oleh Walikota Bogor, Dr. Bima Arya (tengah) dan President Direktur PT. Terra Nusa Indonesia, Henky M. Soebiantoro (kanan) dalam peluncuran BNI Griya Swakarya iB Hasanah di Perumahan Terra Maharani, Bogor (11/4).

Bogor , 1 1 April 2017, bertempat di Perumahan Terra Maharani Bogor, BNI Syariah melakukan peluncuran produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah. Inovasi ini merupakan yang pertama bagi Bank Syariah dan saat ini satu-satunya produk pembiayaan rumah oleh bank berbasis kepemilikan fixed asset di Indonesia. Dalam kesempatan ini, turut hadir dan secara simbolis menandatangani peluncuran produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah yaitu Abdullah Firman Wibowo selaku Direktur Utama BNI Syariah, Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Ahmad Soekro Tratmono dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

BNI Griya Swakarya iB Hasanah merupakan produk inovasi model bisnis syariah dengan dasar akad murabahah atau jual beli. Dalam hal ini bank syariah telah terlebih dahulu menguasai aset properti yang akan dikelola, dibangun, dan dijual dimana dalam neraca didudukkan sebagai persediaan bank. Secara syariah akad murabahah menjadi lebih sempurna karena objek yang diperjualbelikan telah dikuasai oleh bank.

Bagi masyarakat manfaat model bisnis ini dapat memangkas harga properti yang semula mengandung harga pokok plus margin dari developer serta margin dari pembiayaan bank, maka harga properti dengan model bisnis ini diharapkan lebih kompetitif karena komponen biayanya menjadi hanya terdiri dari harga pokok plus margin pembiayaan bank saja. Untuk pengembangan kedepan BNI Syariah akan bekerjasama dengan developer – developer lokal sehingga diharapkan dapat berkontribusi juga pada pertumbuhan ekonomi daerah. Adapun target produk ini sebesar Rp. 50 miliar untuk tahun 2017.

Alhamdulillah dengan diluncurkannya BNI Griya Swakarya iB Hasanah, maka BNI Syariah sebagai bank pertama yang memiliki produk ini di Indonesia berkomitmen untuk dapat menyediakan hunian hasanah dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat Indonesia. Terima kasih kepada OJK yang telah memberikan izin terbitnya model bisnis ini”, ujar Abdullah Firman Wibowo, Direktur Utama BNI Syariah.

Selain itu sebagaimana diketahui saat ini pemerintah menargetkan program satu juta rumah untuk mempermudah masyarakat dalam memiliki hunian yang layak. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2016, program penyediaan satu juta rumah telah mencapai total 805.169 unit. Angka tersebut terbagi menjadi pembangunan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 569.382 unit, dan rumah non MBR sebanyak 235.787 unit. Namun demikian pencapaian tersebut belum dapat memenuhi target program pemerintah sebanyak 1 juta unit. Sehingga pada tahun 2017, pemerintah masih akan terus meningkatkan pembangunan perumahan layak huni untuk dapat memenuhi program tersebut.

Dengan adanya produk ini, kami berharap BNI Syariah dapat mengambil kontribusi dalam mendukung program pemerintah serta mempermudah masyarakat untuk memiliki hunian yang layak bagi keluarganya. Fasilitas yang diberikan dalam produk ini antara lain pembangunan lahan, renovasi maupun pemasaran/pelepasan asset. Akad/perjanjian yang digunakan adalah murni jual beli/murabahah antara pihak bank dengan calon nasabah (proses langsung) sehingga diharapkan dengan adanya inovasi ini dapat memberikan kemudahan proses KPR bagi para nasabah yang ingin memiliki rumah dengan cara yang Hasanah.

T entang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS) . Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,90% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046),

SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 326 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.700 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin ; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris Utama: Fero Poerbonegoro ; Komisaris: Muhammad Syakir Sula*, Rizqullah,Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo *; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati*

*berlaku efektif setelah fit and proper test

">Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi :

Komunikasi Perusahaan

PT Bank BNI Syariah

Endang Rosawati

M Iqbal Taqiudin

Email: corcom@bnisyariah.co.id | Telpon: 021 - 2970 1946 | Fax: 021 - 021 - 2966 7935

Facebook PT Bank BNI Syariah

Twitter @BNI Syariah

www.bnisyariah.co.id

Related

Share