X

Siaran Pers

BNI Syariah Raih Penghargaan Investor Awards Syariah Terbaik 2017

BNI Syariah Raih Penghargaan Investor Awards Syariah Terbaik 2017

Jakarta – 22 Agustus 2017. Bertempat di Thamrin Nine digelar Penghargaan Investor Awards 2017 yang diberikan untuk institusi, praktisi dan akademisi syariah di Indonesia diantaranya industri perbankan, asuransi dan tokoh – tokoh syariah. Hadir dalam kesempatan ini BNI Syariah diwakili Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis BNI Syariah, Misbahul Munir.

Acara yang digelar setiap tahunnya ini merupakan bentuk apresiasi Majalah Investor terhadap perkembangan industri syariah yang berhasil meningkatkan performa bisnis dan membukukan kualitas kinerja yang baik. Tahun ini merupakan tahun keempat sejak 2014, BNI Syariah meraih penghargaan The Best Sharia Bank kategori Bank Umum Syariah aset diatas 10 Triliun.

Dalam penghargaan ini, Majalah Investor memberikan penilaian berdasarkan laporan keuangan tahun 2016 diantaranya CAR (capital adequacy ratio), NPL (non performing loan), ROE (return on equity), NIM (net interest margin), BOPO (beban operasional), cash provision, pertumbuhan laba bersih 1 tahun, DPK, Pembiayaan, Rasio utilisasi pembiayaan, prosentase pembiayaan mudharabah dan musyarakah, rasio penerimaan dana ZIS terhadap laba bersih dan rasio penggunaan dana qardh terhadap asset.

Sejalan dengan pencapaian tersebut, BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner terus melayani kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan sesuai maqoshid syariah/tujuan syariah yang diimplementasikan dalam berbagai produk layanan dan jasa seperti Tabungan BNI iB Hasanah (wadiah/mudharabah), Wakaf Hasanah (wakaf produktif), BNI iB Griya Hasanah (produk pembiayaan rumah), BNI iB Baitullah Hasanah (produk haji dan umroh), BNI Griya Swakarya iB Hasanah dan produk BNI Syariah lainnya yang melayani kebutuhan selama fase kehidupan sampai di akhirat (Hasanah Way). “Kedepan, kami berharap dapat terus menjadi mitra yang Hasanah untuk memberikan solusi perbankan syariah bagi masyarakat”, pungkas Misbahul Munir, Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis BNI Syariah.

Kinerja Bisnis BNI Syariah Semester I – 2017

BNI Syariah melewati semester I di tahun 2017 dengan baik. Laba bersih semester I – 2017 tercapai sebesar Rp 165 Miliar atau naik sebesar 13,0% dibanding tahun sebelumnya Juni 2016 sebesar Rp 146 Miliar.

Dari sisi pertumbuhan aset Year on Year (YoY) naik sebesar 19,7% dari Rp 25,7 Triliun pada Juni tahun lalu menjadi sebesar Rp 30,7 Triliun. Pertumbuhan aset ini didorong oleh pertumbuhan pada pembiayaan sebesar 18,8% dan DPK sebesar 22,1% terhadap posisi tahun sebelumnya pada periode yang sama”.

Pembiayaan pada Juni 2016 sebesar Rp 18,9 Triliun berhasil tumbuh menjadi Rp 22,5 Triliun pada Juni tahun ini. Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga yang pada Juni tahun lalu sebesar Rp 21,8 Triliun meningkat menjadi Rp 26,7 Triliun pada Juni 2017, dengan rasio dana murah (CASA) sebesar-% di tahun sebelumnya.

Dari total pembiayaan sebesar Rp 22,5 Triliun tersebut, sebagian besar merupakan pembiayaan konsumer yaitu 51,9% disusul pembiayaan ritel produktif/SME sebesar 21,7%, pembiayaan komersial sebesar 19,3%, pembiayaan mikro sebesar 5,6%, dan kartu pembiayaan Hasanah Card 1,5%. Untuk pembiayaan konsumer, maka sebagian besar portofolio merupakan BNI Griya iB Hasanah, yakni sebesar 84,9%

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 323 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.400 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil’ Alamin. Hasanah didasari oleh Maqoshid Syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdirid dari lima hal yaitu menjaga agama, mejaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, dan menjaga harta.

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris utama : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*. Direksi : Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo *; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati*

*Berlaku efektif setelah fit and proper test

Related

Share