X

Siaran Pers

Dukung Sektor Infrastruktur, BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp 200 Miliar ke PT. Brantas Abipraya

Dukung Sektor Infrastruktur, BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp 200 Miliar ke PT. Brantas Abipraya

Jakarta, 05 Juli 2017. Bertempat di Gedung Brantas Abipraya berlangsung penandatanganan akad plafond pembiayaan Musyarakah antara BNI Syariah dan PT. Brantas Abipraya. Akad plafon ini ditandatangani dalam rangka memperkuat modal kerja untuk pengerjaan proyek – proyek sebesar Rp 200 Miliar. Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati*; Pemimpin Divisi Komersial BNI Syariah, Sri Wahyuningsih; Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT. Brantas Abipraya, Suradi.

PT. Brantas Abipraya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berdiri sejak tahun 1980 sebagai perusahaan yang berorientasi laba hasil pemekaran proyek Brantas. Pada tahun 2010, PT. Brantas Abipraya memperoleh anugerah sebagai perusahaan konstruksi BUMN terbaik berdasarkan pertumbuhan kinerja dan rasio keuangan dari Majalah Infobank.

Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur, BNI Syariah berkontribusi dalam memberikan pembiayaan sebesar Rp 200 Miliar untuk keperluan modal kerja pengerjaan proyek seperti pengairan, bendungan atau waduk, pembangunan gedung, pembangunan jalan toll, pembangunan jembatan dan lain – lain.

”Kerjasama ini merupakan bentuk dukungan BNI Syariah sebagai anak perusahaan BNI terhadap pertumbuhan infrastruktur di Indonesia dan kemajuan BUMN dalam hal ini PT. Brantas Abipraya. BUMN hadir untuk negeri sebagai salah satu penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan adanya kerjasama ini merupakan komitmen BNI Syariah dalam memajukan proyek infrastruktur” Ungkap Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis BNI Syariah.

Dhias Widhiyati menambahkan, “Kami berharap penandatanganan akad pembiayaan musyarakah modal kerja ini merupakan awal sinergi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Selain pembiayaan tersebut, banyak hal yang dijajaki lebih lanjut untuk sinergi kedepannya diantaranya pembiayaan karyawan, hasanah card, pengelolaan keuangan, dll.”

Dalam kesempatan ini, BNI Syariah juga mengajak jajaran Direksi PT Brantas Abipraya untuk menikmati pengalaman berHasanah melalui produk Hasanah Card yang diserahkan langsung oleh Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati.

BNI Syariah berterimakasih terhadap dukungan masyarakat selama ini sehingga BNI Syariah dapat terus memberikan kontribusi positif salah satunya bagi pertumbuhan usaha milik negara. Hal ini sejalan dengan Hasanah Lifestyle yang senantiasa terus bergerak menyebarkan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

BNI Usaha Besar iB Hasanah

BNI Usaha Besar iB Hasanah adalah pembiayaan syariah yang digunakan untuk tujuan produktif (modal kerja maupun investasi) kepada pengusaha pada segmentasi besar berdasarkan prinsip – prinsip pembiayaan syariah yang dapat menggunakan akad Murabahah (jual beli), Mudharabah (bagi hasil), dan Musyarakah (syirkah/kongsi).

BNI iB Hasanah Card

Kartu pembiayaan yang berfungsi sebagai kartu kredit berdasarkan prinsip syariah dengan akad kafalah, qard,dan ijarah. Hasanah card terdiri dari tiga jenis diantaranya classsic, gold dan platinum. Berbagai fasilitas dan kemudahan diantaranya pembayaran, smartbill dan diterima di seluruh dunia bekerjasama dengan jaringan mastercard.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS).Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,90% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diataranya memiliki lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 326 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.700 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna ”segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al-Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al-Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan Hasanah dan produk/layanannya. Cita-cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil Alamin. Hasanah didasari oleh maqoshid syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdiri dari lima hal yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta.

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris Utama: Fero Poerbonegoro; Komisaris: Muhammad Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi: Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo *; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati*

*berlaku efektif setelah fit and proper test

Related

Share