X

Siaran Pers

BNI Syariah Raih Tiga Penghargaan GCG dan Operational Excellence Award 2018

BNI Syariah Raih Tiga Penghargaan GCG dan Operational Excellence Award 2018

Jakarta, 2 November 2018. BNI Syariah berhasil meraih tiga penghargaan sebagai perusahaan dengan Operasional Exellence, penerapan GCG terbaik untuk kategori Subsidiary of Soe’s Company sektor Bank serta 2nd The Best GCG Award IV 2018 dalam Indonesia Operational Excellence Award 2018 (IOEA 2018) dan Indonesia Good Corporate Governance Award 2018 (IGCGA IV-2018). Penghargaan The Best GCG merupakan ketiga kalinya berturut-turut yang diterima BNI Syariah sejak tahun 2016. Tiga penghargaan itu diterima Sekretaris Perusahaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari di Jakarta (2/11).

Indonesia Good Corporate Governance Award 2018 (IGCGA IV-2018) yang digelar untuk keempat kalinya serta Indonesia Operational Excellence Award 2018 (IOEA 2018) yang pertama diselenggarakan Majalah Economic Review bekerja sama dengan Asosiasi Lean Manajemen Indonesia, IPMI International Business School, PQI consultant, Indonesia-Asia Institute sebagai bentuk apresiasi penghargaan tertinggi yang diberikan kepada perusahaan yang terbaik di bidang GCG dan operasionalnya di Indonesia (dari lintas beberapa sektor industri perusahaan nasional di Indonesia). Tema yang diangkat dalam gelaran acara kali ini “Leading in Global Competition through Lean Management and Proper GCG”.

Keterbukaan informasi perusahaan dapat masyarakat akses di laman BNI Syariah. BNI Syariah juga menerapkan budaya kerja amanah jamaah bagi seluruh pegawai BNI Syariah serta layanan sistem peringatan dini (whistleblowing system) yang menyediakan fasilitas pengaduan tentang implementasi tata kelola perusahaan di seluruh cabang BNI Syariah.

“Penghargaan yang diterima BNI Syariah berkat dukungan dan kepercayaan masyarakat dan memotivasi kami untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dalam memberikan layanan yang amanah kepada seluruh pemangku kepentingan. Ini merupakan bentuk komitmen transparasi BNI Syariah sebagai institusi bergerak dalam bidang jasa perbankan syariah”, ungkap Rima.

“Perusahaan peraih IOEA-2018 dan IGCGA-IV-2018 merupakan perusahaan yang terbukti mumpuni bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, serta dapat menerapkan etika bisnis, sehingga dapat mewujudkan iklim usaha yang sehat dan transparan, perusahaan-perusahaan inilah jawaranya”, ujar Irlisa Rachmadiana, pendiri sekaligus Direktur Utama Economic Review.

Adapun para pemenang IOEA-2018 dan IGCGA-IV-2018 yakni berasal dari perusahaan Swasta, Tbk, BUMN, BUMD, BPD, dan BPR. Penghargaan ini diharapkan perusahaan terpacu meningkatkan prestasi dan peran pentingnya dalam implementasi praktek GCG dan operasionalnya di perusahaan Indonesia.  

“Proses penjurian IOEA-2018 dan IGCGA-IV-2018 dilakukan secara obyektif, fair, oleh dewan juri independen yang berkompeten dalam bidang GCG dan operasional perusahaan. Tata kelola perusahaan menciptakan pola hubungan kondusif antar pemangku kepentingan yang akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham secara berkelanjutan dalam jangka panjang, dengan tetap menghormati pemangku kepentingan lainnya, berdasarkan hukum dan norma yang berlaku”, pungkas Dewi Hanggraeni, ketua dewan juri.   

Whiste Blowing System (WBS)

Dalam rangka menerapkan penerapan tata kelola yang baik. BNI Syariah memiliki komitmen untuk menjalankan perusahaan secara profesional dengan berlandaskan budaya kerja perusahaan. WBS merupakan sarana penyampaian laporan yang ditujukan untuk BNI Syariah atas penerapan prinsip good corporate governance di lingkungan BNI Syariah. Informasi lebih lanjut di website https://www.bnisyariah.co.id/

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,94% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 349 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil’ Alamin. Hasanah didasari oleh Maqoshid Syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdiri dari lima hal yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta.

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris utama : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Rizqullah, Max Niode.

Direksi :

Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur Bisnis: Dhias Widhiyati; Direktur Kepatuhan dan Risiko: Tribuana Tunggadewi; SEVP Keuangan dan Operasional: Wahyu Avianto; SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan: Iwan Abdi.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:

Komunikasi Perusahaan :

  • Rima Dwi Permatasari | Corporate Secretary I Hp: 081311018999
  • Barno Sudarwanto | Corporate Secretary I Hp: 08122873446
  • M Iqbal Taqiudin | Corporate Communication Manager I Hp : 081291437909
  • Email: komunikasieksternal.bnis@gmail.com
  • Telpon: 021 – 2970 1946 | Fax: 021 – 021 – 2966 7935
  • Facebook : PT Bank BNI Syariah
  • Instagram : @bni.syariah
  • Twitter : @BNISyariah

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,94% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 349 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil’ Alamin. Hasanah didasari oleh Maqoshid Syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdiri dari lima hal yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta.

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris utama : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Rizqullah, Max Niode.

Direksi :

Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur Bisnis: Dhias Widhiyati; Direktur Kepatuhan dan Risiko: Tribuana Tunggadewi; SEVP Keuangan dan Operasional: Wahyu Avianto; SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan: Iwan Abdi.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:

Komunikasi Perusahaan :

  • Rima Dwi Permatasari | Corporate Secretary I Hp: 081311018999
  • Barno Sudarwanto | Corporate Secretary I Hp: 08122873446
  • M Iqbal Taqiudin | Corporate Communication Manager I Hp : 081291437909
  • Email: komunikasieksternal.bnis@gmail.com
  • Telpon: 021 – 2970 1946 | Fax: 021 – 021 – 2966 7935
  • Facebook : PT Bank BNI Syariah
  • Instagram : @bni.syariah
  • Twitter : @BNISyariah

Related

Share