X

Pengumuman

Dukung Wisata Halal, BNI Syariah Kembangkan Program Wakaf

Dukung Wisata Halal, BNI Syariah Kembangkan Program Wakaf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia Syariah atau BNI Syariah tengah fokus mendorong program Wakaf Hasanah. Salah satu terobosan yang dilakukan terkait wakaf yakni dengan mengkolaborasikannya dengan wisata halal.

Program wisata halal ini akan akan serius digarap oleh perseroan seiring dengan dikeluarkannya fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 tentang pedoman penyelenggaraan pariwisata berdasarkan prinsip syariah.

Direktur Konsumer BNI Syariah Kukuh Rahardjo menjelaskan, perseroan optimistis dapat mengembangkan wisata halal dengan wakaf ini apalagi saat ini jumlah Wakaf uang yang terhimpun sudah mencapai Rp 4 miliar dalam waktu empat bulan ini.

“Kami optimis dengan wakaf ini. Karena penghimpunan wakaf uang melalui wakaf Hasanah terbukti tumbuh cepat,” ujar Kukuh pada Republika, Kamis (23/3).

Hal yang menarik, dari sejumlah tersebut, sebanyak 70 persennya berasal dari wakaf non register atau tidak mencantumkan identitas, sedangkan sisanya wakaf register. Dengan demikian, ia menilai akan lebih banyak lagi orang yang ingin ikut berwakaf apalagi jika diberi fasilitas yang lebih mudah dengan menggunakan platform website.

“Target Wakaf Hasanah tahun ini sekitar Rp 20 miliar-Rp 25 miliar,”kata Kukuh.

Seiring dengan banyaknya masyarakat yang ikut berwakaf, BNI Syariah mengembangkan program wakaf ini dengan program wisata halal yang rencananya akan diluncurkan pertengahan tahun ini. Nantinya apabila telah disetujui OJK, maka program Griya Swakarya BNI Syariah juga akan digunakan untuk mengembangkan aset wakaf di destinasi wisata halal seperti Sumatera Barat dan Lombok.

Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono menjelaskan, program wisata halal dan wakaf ini merupakan agenda utama BNI Syariah. “Semester 2 kami akan melakukan kampanye wisata halal di Sumbar dan Lombok, dan ini menjadi agenda utama dari BNI syariah,” ujar Imam.

Untuk program wisata halal ini, pihaknya akan bekerjasama dengan Mastercard untuk memberikan berbagai macam promo menarik seputar wisata melalui kartu syariah. Mastercard akan bekerjasama dengan merchant dan mempromosikan destinasi halal secara international. Harapannya dapat mengundang banyak wisatawan dari Timur Tengah. Sedangkan dalam pelaksanaan berbagai macam kegiatan wisata, BNI Syariah akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.

Di tengah periode tersebut, dengan mengusung Hasanah Lifestyle, kata Imam, pihaknya akan turut mengembangkan aset wakaf. Rencananya perseroan akan membuat suatu grup wisata yang salah satu kurikulumnya termasuk mengunjungi objek wakaf yang telah dikembangkan.

“Harapannya dengan demikian turis akan mendapatkan refreshment lahir batin,”ujar Imam.

Kamis, 23 Maret 2017, 15:00 WIB

Rerporter: Idealisa Masyrafina/ Red: Nidia Zuraya

Sumber berita: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/17/03/23/on9cfv383-dukung-wisata-halal-bni-syariah-kembangkan-program-wakaf

Dukung Wisata Halal, BNI Syariah Kembangkan Program Wakaf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia Syariah atau BNI Syariah tengah fokus mendorong program Wakaf Hasanah. Salah satu terobosan yang dilakukan terkait wakaf yakni dengan mengkolaborasikannya dengan wisata halal.

Program wisata halal ini akan akan serius digarap oleh perseroan seiring dengan dikeluarkannya fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 tentang pedoman penyelenggaraan pariwisata berdasarkan prinsip syariah.

Direktur Konsumer BNI Syariah Kukuh Rahardjo menjelaskan, perseroan optimistis dapat mengembangkan wisata halal dengan wakaf ini apalagi saat ini jumlah Wakaf uang yang terhimpun sudah mencapai Rp 4 miliar dalam waktu empat bulan ini.

“Kami optimis dengan wakaf ini. Karena penghimpunan wakaf uang melalui wakaf Hasanah terbukti tumbuh cepat,” ujar Kukuh pada Republika, Kamis (23/3).

Hal yang menarik, dari sejumlah tersebut, sebanyak 70 persennya berasal dari wakaf non register atau tidak mencantumkan identitas, sedangkan sisanya wakaf register. Dengan demikian, ia menilai akan lebih banyak lagi orang yang ingin ikut berwakaf apalagi jika diberi fasilitas yang lebih mudah dengan menggunakan platform website.

“Target Wakaf Hasanah tahun ini sekitar Rp 20 miliar-Rp 25 miliar,”kata Kukuh.

Seiring dengan banyaknya masyarakat yang ikut berwakaf, BNI Syariah mengembangkan program wakaf ini dengan program wisata halal yang rencananya akan diluncurkan pertengahan tahun ini. Nantinya apabila telah disetujui OJK, maka program Griya Swakarya BNI Syariah juga akan digunakan untuk mengembangkan aset wakaf di destinasi wisata halal seperti Sumatera Barat dan Lombok.

Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono menjelaskan, program wisata halal dan wakaf ini merupakan agenda utama BNI Syariah. “Semester 2 kami akan melakukan kampanye wisata halal di Sumbar dan Lombok, dan ini menjadi agenda utama dari BNI syariah,” ujar Imam.

Untuk program wisata halal ini, pihaknya akan bekerjasama dengan Mastercard untuk memberikan berbagai macam promo menarik seputar wisata melalui kartu syariah. Mastercard akan bekerjasama dengan merchant dan mempromosikan destinasi halal secara international. Harapannya dapat mengundang banyak wisatawan dari Timur Tengah. Sedangkan dalam pelaksanaan berbagai macam kegiatan wisata, BNI Syariah akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.

Di tengah periode tersebut, dengan mengusung Hasanah Lifestyle, kata Imam, pihaknya akan turut mengembangkan aset wakaf. Rencananya perseroan akan membuat suatu grup wisata yang salah satu kurikulumnya termasuk mengunjungi objek wakaf yang telah dikembangkan.

“Harapannya dengan demikian turis akan mendapatkan refreshment lahir batin,”ujar Imam.

Kamis, 23 Maret 2017, 15:00 WIB

Rerporter: Idealisa Masyrafina/ Red: Nidia Zuraya

Sumber berita: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/17/03/23/on9cfv383-dukung-wisata-halal-bni-syariah-kembangkan-program-wakaf

Related

Share