Sukuk Mudharabah I Tahun 2015

PT Bank BNI Syariah tanggal 26 Mei 2015 untuk pertama kalinya menerbitkan sukuk dengan nama Sukuk Mudharabah I Tahun 2015. Adapun Prospektus dari Penerbitan sukuk tersebut adalah (dapat diunduh):

1. Cover Akhir BNISyariah

2. PROSPEKTUS BAGIAN 1

3. PROSPEKTUS BAGIAN 2

4. PROSPEKTUS BAGIAN 3

5. PROSPEKTUS BAGIAN 4

6. PROSPEKTUS BAGIAN 5

7. PROSPEKTUS BAGIAN 6

Ringkasan Prospektus sebagaimana berikut ini:

Nama Penerbit PT Bank BNI Syariah
Alamat Gedung Tempo Pavilion 1 Jl. HR Rasuna Said Kav 10-11, Lt 3-6, Jakarta 12950, Indonesia
Contact Investor Relations T: 021-29701946 ext 1661
F: 021-29667947
Nama Produk Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah Bank BNI Syariah I Tahun 2015
Kode Efek SMBBSY01
Kode ISIN IDJ000006903
Jumlah Dana Sukuk Mudharabah Rp. 500.000.000.000 (lima ratus miliar Rupiah)
Harga Penawaran 100% dari jumlah Dana Sukuk Mudharabah
Jangka Waktu 3 (tiga) tahun
26 Mei 2015 – 26 Mei 2018
Satuan Pemindahbukuan Rp 1 (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya. Dalam RUPSU tiap-tiap Rp 1 (satu Rupiah) memberikan hak kepada Pemegang Sukuk Mudharabah yang diperdagangkan adalah senilai Rp. 5000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya
Nisbah Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah adalah sebesar 15,35% (lima belas koma tiga lima persen) yang dihitung dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan menggunakan rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif pembiayaan Rupiah yang dibagihasilkan yaitu sebesar 12,05% (dua belas koma nol lima persen) per tahun.
Perhitungan Pendapatan Bagi Hasil Perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah dengan Pendapatan yang dibagihasilkan. Besarnya Nisbah bagi Pemegang Sukuk Mudharah sebesar 15,35% dari Pendapatan yang dibagihasilkan.
Jumlah Minimum Pemesanan Rp. 5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya
Periode Pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Triwulanan:
1. 26 Agustus 2015
2. 26 November 2015
3. 26 Februari 2016
4. 26 Mei 2016
5. 26 Agustus 2016
6. 26 November 2016
7. 26 Februari 2017
8. 26 Mei 2017
9. 26 Agustus 2017
10. 26 November 2017
11. 26 Februari 2018
12. 26 Mei 2018
Jaminan Sukuk Mudharabah ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan atau aset lain milik Perseroan dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun, termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atau lembaga penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh kekayaan Perseroan, baik berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada manupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali aset Perseroan yang telah dijaminkan secara khusus kepada para krediturnya, menjadi jaminan atas semya utang Perseroan kepada semua krediturnya yang tidak dijamin secara khusus atau tanpa hak istimewa termasuk Sukuk Mudharabah ini secara pari passu berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, sesuai pasal 1131 atau 1132 KUHPerdata.
Peringkat Efek idAA+(sy) (Double A Plus Syariah) dari Pefindo. Peringkat atas Sukuk Mudharabah dari Pefindo berlaku untuk periode 6 Februari 2015 sampai dengan 1 Februari 2016,
Pembelian Kembali Perseroan dapat melakukan pembelian kembali sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Div. Investment Services
Gedung BRI 2, Lantai 30
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210

Telp 021-575 8130
Fax 021-251 0316

Lembaga Pemeringkat Efek PT Pefindo
Panin Tower Senayan City lantai 17
Jl. Asia Afrika Lot 19
Jakarta 10270, Indonesia
Telepon: +6221-7278-2370
Website: www.pefindo.com
Agen Pembayaran PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I,
Lantai 5, Jl Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Bank BNI Syariah I Tahun 2015 setelah dikurangi biaya-bisaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk mengembangkan kegiatan pembiayaan syariah. Perseroan akan menggunakan dana hasil Penawarah Umum Sukuk Mudharabah untuk membiayai kegiatan atau investasi yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.