BNI Syariah Ramaikan Hari Batik Nasional

Jakarta, 2 Oktober 2017. BNI Syariah ikut merayakan euforia Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober. Dalam acara ini, pegawai BNI Syariah di 68 Cabang Seluruh Indonesia mulai dari Banda Aceh hingga Ternate menggunakan kain batik yang merupakan budaya Indonesia.

Board of Management (BOM) BNI Syariah diantaranya Abdullah Firman Wibowo, Dhias Widhiyati, Junaidi Hisom, dan Tribuana Tunggadewi turut hadir menyapa nasabah yang sedang bertransaksi di Kantor Cabang BNI Syariah dengan memberikan kartu tapcash edisi batik.

Selain itu, BNI Syariah juga memberikan gimmick menarik berupa tapcash edisi batik untuk 10 nasabah pertama yang bertransaksi di outlet BNI Syariah menggunakan pakaian batik. Dan untuk memanjakan nasabah BNI Syariah, disediakan juga teacorner di area banking hall.

Apresiasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BNI Syariah untuk menjaga nilai-nilai luhur dan keberagaman budaya yang tercermin dalam batik khas nusantara. Pada kesempatan ini BNI Syariah juga meluncurkan desain khusus tapcash  batik yang bisa dibeli masyarakat di beberapa outlet BNI Syariah diantaranya Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Makassar, Cirebon, Jabodetabek, Malang dan Denpasar.

BNI Syariah menyadari bahwa batik adalah warisan bangsa yang harus dipopulerkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga kami berupaya menyokong hal tersebut dengan memberikan kemudahan fasilitas bertransaksi melalui fasilitas uang elektornik yang sesuai prinsip syariah bernama Tapcash yang dapat digunakan untuk pembayaran tol di JORR, Meruya – Ulujami, Jakarta – Tangerang, Jagorawi, Jakarta – Cikarang, dan Tol di Luar Jawa serta pembayaran tiket kereta api Jabodetabek. Tidak hanya itu, masyarakat dapat bertransaksi menggunakannya di merchant – merchant yang berlogo reader Tapcash BNI.

Sebagai bagian dari anak bangsa, BNI Syariah bertekad untuk terus berupaya memberikan layanan yang baik melebihi ekspektasi nasabah dengan cara kemudahan fasilitas perbankan syariah untuk seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya Tapcash, Kami berharap dapat mendukung program cashless yang sedang disosialisasikan oleh Pemerintah.

Tapcash BNI Syariah

Tapcash merupakan uang elektronik pengganti uang tunai yang dapat diisi ulang dapat digunakan untuk pembayaran pada merchant -merchant kerjasama BNI. Dapat diisi ulang via ATM non tunai dan tunai dengan maksimum saldo Rp 1.000.000.  Berbagai transaksi yang dapat dilakukan dengan Tapcash BNI diantaranya pembayaran bus transjakarta, kereta api commuter line Jabodetabek, Minimarket, dan pembayaran tol di ruas area Jawa dan LuarJawa. Informasi lebih lanjut kunjungi www.bnisyariah.co.id

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,9% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 14.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 323 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.400 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil’ Alamin. Hasanah didasari oleh Maqoshid Syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdirid dari lima hal yaitu menjaga agama, mejaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, dan menjaga harta.

Dewan Pengawas Syariah : Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris : Komisaris utama : Fero Poerbonegoro; Komisaris: Syakir Sula*, Rizqullah, Max Niode*.

Direksi : Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo *; Direktur: Junaidi Hisom, Dhias Widhiyati*

*Berlaku efektif setelah fit and proper test